Bermula dari Salah Lafalkan Azan, Aksi Begal di Sragen Ketahuan Warga

Agregasi Solopos
Paryadi, 49, pelaku begal dimintai keterangan polisi dalam gelar kasus di Mapolres Sragen, Selasa (19/5/2020). (Foto: Solopos.com)

Begal di Plupuh Sragen itu kemudian membakar tas milik korban untuk menghilangkan jejak. Dia kemudian pergi ke masjid untuk mengumandangkan azan subuh. Selama ini dia memang dikenal sebagai muazin di kampungnya.

Tetapi kala itu Paryadi tampak gugup hingga salah melafalkan azan. Warga pun mendengar ada kesalahan pada lafal azan yang dikumandangkan Paryadi.

“Menurut penuturan warga begitu, ada yang salah dengan bacaan azannya. Mungkin karena merasa bersalah, gugup atau apa, bacaan azannya jadi ngawur,” ucap Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso, dalam gelar kasus di Mapolres Sragen, dikutip Solopos.com, Kamis (21/5/2020).

Warga yang curiga dengan gelagat Paryadi sempat ingin menghajarnya. Namun, sebelum aksi main hakim sendiri berlanjut, polisi datang untuk mengamankan Paryadi.

Di Mapolsek Plupuh, Paryadi sempat mengelak habis merampas tas dan ponsel milik korban. Namun, setelah ditemukan bukti tas yang habis dibakar dan ponsel milik korban, ia tidak bisa mengelak.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dikejar Begal Bersenjata Tajam, 2 Mahasiswi UTM Jatuh ke Parit 

14 hari lalu

Begal Pelajar di Babelan Bekasi Pakai Airsoft Gun, 4 Orang Ditangkap Termasuk Penadah

31 hari lalu

Mahasiswi di Malang Dibegal Sesama Mahasiswa, Pelaku Ditangkap 15 Menit Kemudian

2 bulan lalu

Residivis Begal di Lumajang Ditangkap Polisi saat Asyik Karaoke

2 bulan lalu

Begal Apes di Surabaya, Jatuh dari Motor Saat Korban Melawan Malah Ditinggal Kabur Rekannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal