Bledug Cangkring di Grobogan Semburkan Lumpur Bercampur Belerang

Rustaman Nusantara
Kondisi saat Bledug Cangkring di kawasan Bledug Kuwu, Kabupaten Grobogan menyemburkan lumpur bercampur belerang dan garam. Foto: iNews/Rustaman Nusantara.

Dirinya harus panen dini yang selanjutnya untuk pakan ternak. Sementara, agar lahan bisa dimanfaatkan kembali, warga harus harus membersihkan seluruh lumpur dari area persawahan dan ditaburi pupuk kendang. Itu pun membutuhkan waktu hingga beberapa tahun untuk bisa ditanami kembali. 

Sekretaris Desa Grabagan, Mujiyati mengatakan, fenomena alam seperti ini telah terjadi beberapa tahun lalu. Sedangkan yang terjadi kali ini adalah peristiwa yang terbesar dialami warga Grabagan. 

Semburan Bledug Cangkring muncul dengan waktu yang tidak bisa dipastikan. “Sebelumnya pernah terjadi lima tahun lalu dan setahun lalu,” kata Mujiyati. 

Selain merendam area persawahan, lumpur juga masuk dan mencemari sungai di sekitar Desa Grabagan. Semburan lumpur berhenti satu jam kemudian. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
19 jam lalu

Demi Berkah, Warga Rela Berdesakan Rebutan Gunungan Haul Ki Ageng Jaka Tarub di Grobogan

9 hari lalu

Massa PWI LS Geruduk Pengajian dan Selawatan di Grobogan Berujung Ricuh

12 hari lalu

Pemuda di Grobogan Perkosa Nenek 90 Tahun, Ditangkap usai Tepergok Anak Korban

18 hari lalu

Ratusan Oknum Pesilat Bentrok dengan Warga di Grobogan, 11 Orang Ditangkap

31 hari lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal