Bubur India, Menu Khas Takjil Ramadan Lebih Seabad Disajikan di Masjid Pekojan Semarang

Ahmad Antoni
Takmir menyiapkan bubur India menjelang berbuka puasa di Masjid Pekojan Semarang. (iNews.id)

Dia menceritakan, Bubur India dibawa oleh orang-orang asli India yang merupakan pedagang dan pendakwah bermukim di Semarang.

"Berdagang permata, emas, dan batu. Mereka bersinggah di Masjid Pekojan, dan memberikan resep rempah-rempah. Sampai sekarang diwariskan," ujarnya.

Dirinya merupakan takmir masjid merupakan periode keempat. Sehingga, bubur India ada sudah 100 tahun lamanya. "Dari musafir India itu," ungkapnya.

Bahan baku bubur India datang sendirinya dari masyarakat. "Anak-anak mereka tahu, dan sampai generasi sekarang sesuai kemampuan masyarakat," katanya.

Untuk menjaga tradisi, proses memasak Bubur India menggunakan bahan bakar kayu agar bara api stabil. Karena tungkunya terbuat dari tembaga. "Pernah menggunakan gas, tapi bisa maksimal apinya dan tidak jadi," ujar dia.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ramadan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dinamika Global

57 tahun lalu

Jadwal Imsakiah Ramadan di Tanggamus Lampung 7 Maret 2026, Ini Doa Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal