Buka saat PPKM Darurat, Puluhan Toko Cendera Mata dan Batik di Solo Ditutup Paksa

Septyantoro
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa saat memimpin penutupan toko cendera mata dan batik karena dianggap melanggar aturan PPKM darurat. Foto: iNews/Septyantoro.

SOLO, iNews.id – Puluhan toko cendera mata dan batik di Kota Soloditutup paksa Satgas Covid-19 karena dianggap melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)  darurat. Penyegelan dipimpin Wakil Wali Kota SoloTeguh Prakosa bersama aparat gabungan TNI, Polri, dan Kejaksaan.

Tim menutup seluruh usaha di Kampung Batik Kauman dan pertokoan di Jalan Yos Sudarso. Toko-toko yang diminta tutup diberi stiker yang intinya bertuliskan tentang landasan penutupan terkait PPKM darurat mulai 3-20 Juli 2021. 

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menyebut,  pertokoan yang diminta tutup bukan termasuk toko yang menyediakan kebutuhan pokok maupun sektor esensial. 

“Ada penindakan yang dilakukan bagi pelanggar aturan PPKM darurat, sanksi paling tegas pencabutan izin,” kata Teguh Prakosa, Senin (5/7/2021). 

Salah satu pengusaha batik di Kampung Batik Kauman, Gunawan Setiawan mengaku keberatan karena penutupan selama 20 hari. Sebab efek penutupan tidak hanya sampai 20 hari saja. 

Namun juga bisa sampai dua bulan ke depan karena untuk membangkitkan sulit. Dirinya akan mencari alternatif terbaik agar usahanya tetap bisa berjalan. Sebab untuk jualan online saat ini tidak semudah yang diberitakan. 

“Saya juga memikirkan nasib para karyawan agar tetap bisa bekerja,” kata Gunawan Setiawan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
21 hari lalu

Bukan di Kain, Kali Ini Batik Dilukis di Atas Keramik

26 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

1 bulan lalu

Viral Mobil Listrik Diduga Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis di Solo, Pengemudi Ditilang

2 bulan lalu

Massa ARIB Datangi Rumah Jokowi di Solo, Sempat Tegang dengan Relawan!

2 bulan lalu

Kecelakaan Mobil Crane Diduga Rem Blong Tabrak 4 Motor di Solo, 6 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal