PEMALANG, iNews.id - Bupati Anom Widiyantoro terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait penangkapan ini, roda pemerintahan Pemkab Pemalang dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Seluruh jajaran organisasi perangkat daerah diminta tetap menjalankan tugas di tengah proses pemeriksaan yang dilakukan lembaga antirasuah. hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo.
Menurutnya, pemkab masih menunggu informasi resmi dan lebih lengkap terkait OTT KPK tersebut. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas dan tidak boleh terganggu oleh proses hukum yang sedang berlangsung.
“Ya pagi ini kami masih menunggu informasi lebih pasti tentang peristiwa yang terjadi. Namun yang lebih penting kami pastikan, kami sudah minta ke jajaran agar pelayanan ke masyarakat tetap berlangsung baik,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Tutuko mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja pejabat yang diperiksa. Informasi sementara yang diterima pemerintah daerah menyebut sejumlah pihak dari lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) turut dimintai keterangan.