Menurutnya, dengan banyaknya korupsi yang menjerat para anggota dewan, masyarakat khususnya kaum milenial semakin enggan untuk memilih.
“Banyak pejabat dan wakil rakyat terjerat kasus hukum dan ditangkap KPK. Tentunya agar tidak lagi terjerat masalah korupsi, ke depan pengawasan perlu ditingkat untuk mendukung pemerintahan yang bersih,” ujar Henry yang berprofesi lawyer tersebut.
Dia menuturkan, Presiden Jokowi orangnya bersih, tapi ada pejabat di bawahnya yang tersangkut korupsi. Apabila dirinya nanti terpilih sebagai anggota DPR dan berada di Komisi III, salah satu tugasnya mengawasi dan menegakkan hukum serta pemberantasan korupsi.
“Bahkan ada yang tersangkut korupsi dana untuk pendidikan. Coba bayangke rasane piye sing dikorupsi dana pendidikan. Sudah seharusnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi terus digalakkan untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan jujur,” ucapnya.
Sebelumnya, Henry menyempatkan waktu berkunjung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. Kedatangannya untuk bersilaturahmi dan mencari tahu soal tata cara kampanye caleg yang benar sesuai Undang-Undang (UU).