Cerita Keluarga Gamma Siswa SMK Ditembak Polisi hingga Tewas, Pamit Main Pulang jadi Mayat

Joko Piroso
Karangan bunga ucapan duka cita meninggalnya Gamma Rizkynata Oktafandy di SMK Negeri 4 Semarang, Selasa (26/11/2024). (Foto: Eka Setiawan).

SRAGEN, iNews.id – Duka masih menyelimuti keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO), siswa SMKN 4 Semarang yang ditembak polisi hingga tewas. Jenazah korban sudah dimakamkan di TPU Bangunrejo Padas, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Minggu (24/11/2024) malam.

Paman korban, Yuli Andika mengatakan, Gamma awalnya pamit main bersama temannya pada Sabtu (23/11/2024) malam. Namun, hingga larut malam Gamma tidak dapat dihubungi. 

“Setelah keluarga mencari sepanjang malam, kabar duka menyatakan Gamma meninggal dunia akibat luka tembak di pinggul,” kata Yuli, Selasa (26/11/2024).

Almarhum Gamma sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang sebelum dinyatakan meninggal. Insiden tersebut diduga terjadi saat polisi membubarkan tawuran di sekitar Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang.

Yuli Andika, paman GRO, membantah dugaan keponakannya terlibat dalam tawuran. "Anaknya itu pendiam, alim, kegiatan sekolahnya bagus, bahkan ikut Paskibraka. Jadi tidak mungkin kalau dia terlibat tawuran seperti yang diberitakan," katanya.

Menurut Yuli, keluarga tidak menerima tindakan yang menghilangkan nyawa keponakannya dan menuntut keadilan. "Kalau ada tindakan tegas, itu tidak dibenarkan sampai menghilangkan nyawa seseorang. Kalau pun dilumpuhkan, mestinya kaki yang ditembak," ungkapnya.

Dia juga mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan menghukum pelaku secara maksimal. "Kami tidak ikhlas. Jika nyawa dibayar nyawa, kami setuju," ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Rumah Warga Sragen Terbakar, Uang Tunai Rp50 Juta dan Sertifikat Tanah Hangus

21 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

21 hari lalu

Rumah Roboh di Sragen, Nenek 82 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan

21 hari lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

21 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal