Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo-Pemali Juana-Bogowonto di Jateng Rawan Banjir Besar

Ahmad Antoni
Sindonews
Banjir. (Foto: Dok iNews)

Sarwa juga mengusulkan agar pemerintah melibatkan perahu nelayan untuk melakukan evakuasi jika terjadi banjir besar. Komunikasi dengan nelayan menurutnya bisa segera dilakukan.

BACA JUGA: Cari Korban Longsor, Polres Bogor Kerahkan 3 Anjing Pelacak

Selain itu dia juga meminta pemerintah segera mengidentifikasi tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan sebagai pengungsian sementara. Seperti balai desa, aula, dan gelanggang olahraga.

"Kami juga sedang waspada tanggul jebol. Teman-teman BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sudah mengidentifikasi. Kalau tanggul meluap, masih tidak masalah. Yang bahaya tanggul jebol karena akan terjadi banjir bandang. Selain itu bukit yang gundul. Bisa terjun bebas, terjadi banjir bah campur batu dan lumpur," katanya.

Di daerah rawan tersebut, dia juga mengatakan perlu dilakukan siskamling sebagai kearifan lokal. "Ketika ada tanda-tanda terjadi longsor, bisa langsung diumumkan menggunakan kentongan," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Rumah di Cianjur Roboh Diterjang Banjir, Pasutri Luka Tertimpa Bangunan

1 hari lalu

Banjir Rendam Jalan Cibaduyut Bandung, Sejumlah Kendaraan Mogok

3 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

3 bulan lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

3 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal