Rumah Warga Kepulauan Seribu Dirobohkan Polisi, Ternyata Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id - Polres Kepulauan Seribu bersama sejumlah instansi membedah rumah milik Faridah di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. Rumah tersebut dirobohkan untuk dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak, aman dan nyaman.
Program bedah rumah ini dilakukan setelah kondisi tempat tinggal Faridah dinilai membutuhkan renovasi menyeluruh. Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Wikha Ardilestanto bersama pejabat utama (PJU) dan tim gabungan bahkan turun langsung merobohkan bagian awal bangunan sebagai tanda dimulainya proses pembangunan kembali.
Wikha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir membantu warga yang membutuhkan.
"Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum, tetapi juga merangkul sisi kemanusiaan," ujar Wikha, Jumat (30/10/2026).
Dia menjelaskan, program bedah rumah tersebut terlaksana melalui kerja sama pemerintah kelurahan dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat membantu Faridah mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Wikha memastikan proses pembangunan rumah Faridah akan terus mendapat pendampingan hingga selesai. Pembangunan dilakukan secara bergotong royong agar rumah tersebut dapat segera ditempati kembali.
"Proses pembangunan rumah Ibu Faridah akan terus dikawal secara bergotong-royong hingga selesai dan siap dihuni kembali," ucap Wikha.
Editor: Donald Karouw