Dampak Curah Hujan Tinggi, Petani Sayur di Semarang Rugi Jutaan Rupiah

Angga Rosa
Ilustrasi - Tanaman sayur petani di Kabupaten Semarang. Foto: dok.

SEMARANG, iNews.id – Para petani sayur di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang merugi juta rupiah karena produksi hasil bumi mereka menurun. Berbagai tanaman sayuran rusak akibat diguyur hujan beberapa pekan belakangan.

Salah seorang petani di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan Tarman menuturkan, musim penghujan adalah masa sulit bagi petani sayur mayur. Sebab sebagian besar jenis tanaman sayur tidak tahan curah hujan tinggi. Akibatnya, tanaman rusak dan mati karena terserang penyakit. 

"Selama musim penghujan, saya sudah beberapa kali menanam. Pertama menanam sawi banyak yang mati. Kemudian brokoli, hanya bisa panen sekitar 25 persen dari total ribuan batang brokoli yang saya tanam. Total kerugiannya jutaan rupiah," kata Tarman, Jumat (17/6/2022).

Dia menjelaskan, pada musim penghujan banyak hama yang menyerang tanaman sayur. Seperti cabai jenis penyakitnya macam-macam dan sulit ditangani. 

"Jika cabai sudah terkena patek, buahnya cepat membusuk dan sulit diobati. Terus jika terkena penyakit bulai, daunnya langsung menguning dan pohonnya tidak lama lagi akan mati," ujarnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
14 jam lalu

Truk Boks Tak Kuat Menanjak Melaju Mundur Tabrak Bengkel di Semarang, 2 Orang Terluka

2 hari lalu

Tradisi Saparan di Lereng Merbabu, Warga Open House dan Tamu Wajib Makan

18 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

19 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

21 hari lalu

Kronologi Mozza Gadis Semarang Hilang Setahun, Pamit Antar Laptop Teman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal