Dampak Kenaikan Harga Kedelai, Upah Pekerja Tahu Tempe di Kendal Ikut Anjlok

Eddie Prayitno
Aktivitas pekerja di Kabupaten Kendal saat membuat tahu dan tempe. Foto: Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id – Kenaikan harga kedelai memaksa perajin tahu dan tempe di Kabupaten Kendal mengurangi produksi. Hal ini untuk menekan kerugian karena permintaan konsumen juga menurun. 

“Produksi tahu maupun tempe menurun cukup drastis. untuk produksi tahu dari dari 50 tong turun menjadi 30 tong per hari,” kata perajin tahu tempe di Cepiring, Kendal, Yanti, Rabu (5/10/2022).  

Demikian pula produksi tempe yang semula 25 kilogram kedelai, kini turun menjadi 15-20 kilogram kedelai per hari. Turunnya produksi tahu tempe berdampak pula terhadap nasib karyawan. 

Penghasilan karyawan menjadi turun karena tidak setiap hari bekerja mengingat ada pengurangan jumlah borongan. Berkurangnya produksi berdampak pada turunnya upah pekerja. 

“Biasanya per hari bisa mendapatkan upah Rp100.000. Namun karena produksinya berkurang, upahnya turun menjadi sekitar Rp70.000 per hari,” kata salah satu pekerja pabrik tahu, Ihsan Ghofur.

Perajin tahu tempe harus memutar otak agar produksi tetap laku terjual. Untuk menaikkan harga jual tidak mungkin karena khawatir ditinggal pembeli. Mereka lebih memilih mengecilkan ukuran tahu dan tempe setelah kenaikan harga kedelai. 

Pemilik warung makan Ahmad Lubis mengaku mayoritas pelanggannya tidak kecewa dengan ukuran tahu tempe yang lebih kecil, asalkan harganya tetap sama. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

18 hari lalu

Kecelakaan di Kendal, Pemotor Tewas usai Hilang Kendali Hantam Pembatas Jalan

19 hari lalu

BGN Buka Suara soal Temuan Mayat Terborgol di Kendal, TKP Bukan Gedung SPPG

20 hari lalu

Sopir Truk Jungkit yang Mogok Usai Terlibat Tabrakan Maut di Pantura Kendal Belum Ditemukan

22 hari lalu

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Pria Tangan Terborgol di Kendal, Hilang usai Di-PHK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal