Dampak Kenaikan Kedelai, Perajin Tahu Tempe di Pekalongan Alih Profesi Akibat Merugi

Suryono Sukarno
Proses produksi pembuatan tahu dan tempe di kampung tahu, Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

Sementara itu, perajin tahu tempe yang tersisa harus mengurangi ukuran agar tetap bertahan. Kedelai yang biasanya 1 kilogram menjadi 10 bungkus, kini harus dibuat agar bisa jadi 12 bungkus. 

“Harga per bungkus masih Rp2.000 dan belum berani dinaikkan karena takut ditinggal pembeli,” kata perajin tahu tempe, Makin. 

Demikian halnya dengan perajin tahu, kenaikan harga kedelai dari semula Rp8.000 per kilogram merupakan kenaikan tertinggi. Agar tetap bisa untung, mereka harus memperkecil ukuran tahu pada tiap papan. 

Setiap papan yang biasanya berisi 80 tahu, kini ukurannya diperkecil agar bisa jadi 90 tahu. Mereka juga tidak berani menaikkan harga tahu karena takut pembeli kabur.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pekalongan Geger! ABK Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumah, Diduga Dibunuh

57 tahun lalu

2 Kali Olah TKP, Polisi Usut Kematian Tragis Pria di Pekalongan dengan Leher Tersayat

57 tahun lalu

Pemuda Pekalongan Ditemukan Tewas di Dalam Rumah dengan Sayatan di Leher, Polisi Olah TKP

57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal