Dampak Penutupan Pasar Hewan di Rembang, Warga Tak Punya Penghasilan

Musyafa
Pasar Hewan Pamotan di Kabupaten Rembang yang ditutup untuk menekan penyebaran PMK. Foto: iNews/Musyafa Musa.

“Pasar hewan ini kan tumpuan ekonomi banyak orang, kasihan kalau terlalu lama ditutup. Kami berharap PMK dapat diatasi oleh pemerintah dan pasar bisa buka kembali,” katanya. 

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang, Mochammad Mahfudz mengatakan, penutupan pasar hewan di Pamotan dan Kragan yang semula dijadwalkan berlangsung dua kali pasaran, kini diperpanjang sampai ada pengumuman lebih lanjut.

Alasannya, terjadi peningkatan kasus penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Rembang. Pembukaan pasar kembali, menunggu hasil evaluasi lintas sektoral.

“Akan Kami evaluasi terus. Kalau waktunya dibuka lagi, pasti akan kita umumkan kepada masyarakat,” katanya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyatakan, sapi yang terjangkit PMK sudah mencapai sekitar 1.600 ekor.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kronologi Ratusan Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

1 bulan lalu

Ratusan Siswa SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

1 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

1 tahun lalu

Lagi, PT SSL Salurkan Bantuan untuk Masyarakat di Sekitar Konsesi

2 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Rembang, Truk Tronton Tabrak 3 Motor 1 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal