Densus 88 Tangkap Gadis Asal Temanggung terkait Teror di Mako Brimob

Didik Dono Hartono
Ayah Dita Siska Milenia, Suwal saat diwawancara awak media terkait penangkapan anaknya oleh tim Densus 88. (Foto: iNews.id)

TEMANGGUNG, iNews.idTim Densus 88 Antiteror menangkap gadis remaja asal Kabupaten Temanggung yang diduga hendak menusuk polisi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2018) pagi lalu. Penangkapan gadis itu mengejutkan pihak keluarga. Mereka mengaku kaget dan tidak menyangka karena selama ini anaknya dikenal patuh dan taat.

Gadis remaja itu, yakni Dita Siska Milenia (18), warga Dusun Braman, Desa Jambon, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Dia ditangkap bersama Siska Nur Azizah, warga Ciamis, Jawa Barat di Mako Brimob. Dita merupakan anak kedua pasangan Suwal dan Ari Suprapti.

Ayah Dita, Suwal mengaku kaget dengan kabar penangkapan terhadap anaknya. Dia tak menyangka Dita yang terakhir dikabarkan tengah menjalankan praktik kerja lapangan (PKL) di Cilacap ditangkap karena diduga hendak melakukan aksi teror.

Terlebih Dita dikenal sebagai pribadi yang baik dan tak pernah menujukkan tanda-tanda mencurigakan, bahkan lima hari sebelumnya, Dita mengirimkan pesan singkat bahwa dirinya hendak pulang kampung. “Saya denger dari tetangga, dari HP (ponsel), tidak ada yang memberitahu saya. Saya juga kaget dan tidak menyangka anak saya ditangkap karena melakukan teror,” kata Suwal, Minggu (13/5/2018).

Atas kejadian tersebut, Suwal hanya berharap agar anaknya dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat dan berkumpul lagi dengan pihak keluarga. “Harapan saya, Dita selamat dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” katanya.





Tak hanya keluarga, tetangga juga mengaku terkejut dengan beredarnya kabar penangkapan Dita yang diduga hendak melakukan aksi terorisme.“Saya juga tidak mengira. Saya tahu dari kabar di HP, sekitar jam 9 malam,” ucap Suripto.

Kepala Desa Jambon, Wardoyo membenarkan kabar penangkapan terhadap salah satu warganya. Selama ini pelaku tidak tinggal di rumah, namun bersekolah di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Patean, Kendal. “Dita asli warga sini. Saya juga prihatin dan kaget dengan penangkapan warga saya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap dua perempuan bercadar yang hendak melakukan aksi teror dan penusukan terhadap anggota Brimob di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Mereka hendak membantu para napi terorisme dengan menyerang polisi.

Saat penangkapan, densus mengamankan sebuah gunting yang akan digunakan untuk menusuk anggota polisi. Kini kedua gadis remaja itu masih ditahan. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Gempa Terkini Magnitudo 3,6 Guncang Temanggung Jateng

1 tahun lalu

Mobil Pengangkut Telur Hangus Terbakar di Temanggung

2 tahun lalu

Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Tiang Listrik hingga Patah di Temanggung

2 tahun lalu

12 Tempat Wisata Temanggung, Cocok Untuk Healing!

2 tahun lalu

Viral Aksi Polisi Bantu Ibu asal Temanggung yang Diusir Anaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal