“Kemarin saya enggak tahu sama sekali, nggak ada informasi, nggak ada penjelasan, tahu-tahu kok ramai sekali di jalan. Petugas juga nggak ke sini, minta informasi, langsung aja gitu Waludi dibawa,” kata Slamet.
Menurut sejumlah warga, sebelum ditangkap Senin petang, Waludi sedang bersama anak dan istrinya menuju rumah. Tiba-tiba, sejumlah petugas Densus 88 menghadang mereka. Mereka selanjutnya membawa Waludi pergi.
Menurut Slamet, selama ini Waludi yang merupakan warga asli daerah setempat, dikenal cukup baik, bergaul dan tidak punya masalah dengan tetangga. “Ya biasa-biasa aja, enggak ada masalah,” ujar Slamet.