Denyut Nadi Kampung Jamu Wonolopo Semarang di Tengah Pandemi Covid

Taufik Budi
Pedagang jamu melayani pembeli di Semarang. (iNews/Taufik Budi)

“Sekarang ini agak turun karena dampak ekonomi. Banyak yang di-PHK. Sekarang ini banyak yang pengangguran, jadi daya beli juga berkurang, tapi enggak sampai turun drastis. Masih standar penghasilan masih standar,” ujarnya.

Menurutnya, lesunya ekonomi hampir merata di seluruh daerah. Penjual jamu yang tiap hari berkeliling sesuai “wilayah kerja” tak lagi mendapatkan penghasilan menakjubkan sebagaimana setahun lalu. Dari pasar tradisional hingga perumahan elite, semua sama tak ada lonjakan permintaan.

“Kita kan muter dari masing-masing (penjual jamu) sudah punya lokasi. Ada yang di Kedungpane, Ngaliyan, Pasar BK Ngemplak semongan, Pasar Ngaliyan, Kalipancur, Boja, Mangkang, dan sebagainya,” ujarnya.  

Dia mengatakan, kini membatasi jumlah pengunjung di Kampung Jamu. Anjuran pemerintah untuk mengurangi kerumunan dan mobilitas massa sangat dipatuhi. Mereka berkomitmen menjaga protokol kesehatan di kampung agar tak terjadi klaster Covid-19.

“Untuk sementara kita tidak menerima kunjungan. Hanya pada masa awal pandemi kita menerima kunjungan dari ibu-ibu PKK dari Kabupaten Semarang. Awalnya itu direncanakan jumlahnya 50 orang tapi kita batasi hanya 25 orang yang diizinkan,” kata dia.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

8 hari lalu

Terungkap, Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Raup Omzet Rp750 Juta Sehari

9 hari lalu

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Senilai Rp16,1 Miliar

11 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

16 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal