Dewan Minta Kepala Daerah dan Dinas Pendidikan Tak Gegabah terkait PTM di Jateng

Ahmad Antoni
pembelajaran tatap muka di Semarang. (foto Dok iNews)

Dia  juga menggarisbawahi jika pada uji coba PTM sebelum PPKM Darurat juga berakhir dengan klaster Covid-19 di beberapa lokasi.

"Dinas teknis harusnya memberikan masukan kepada kepala daerah dengan benar. PTM boleh, tapi jangan sembrono pelaksanaannya," ujar anggota Fraksi Gerindra DPRD Jateng ini.

Menurutnya, vaksinasi harus dipercepat terlebih dahulu sebelum dilaksanakan PTM. Vaksinasi itu meliputi tenaga pendidik, siswa dan bahkan orang tua siswa.

Dia khawatir, jika sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 karena kebijakan PTM yang tak tepat, maka bukan hanya sekolah yang yang ditutup. Kegiatan ekonomi yang saat ini sudah mulai dilonggarkan bisa jadi akan diperketat kembali dan itu akan menyulitkan sektor kesehatan dan pelaku ekonomi,.

Untuk itu, pihaknya meminta kepala daerah dan Dinas pendidikan tak sembrono dalam pelaksanaan PTM. Meskipun semua pihak kangen dengan pendidikan di sekolah.

"Kesehatan menjadi prioritas pertama, itu tak bisa ditawar. PTM harus mempertimbangkan sektor yang lainnya juga," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
7 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

17 hari lalu

Kabut Asap Pekat Karhutla Selimuti Palangka Raya, Siswa TK Hingga SMP Diliburkan

2 bulan lalu

Gaji Kepala Daerah Diusulkan Naik, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Yang Bagus Bolehlah

2 bulan lalu

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

2 bulan lalu

Profil Anom Widiyantoro Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK, Ini Jejak Kariernya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal