Diduga Cairkan Bantuan PKH Warga yang Meninggal, Oknum PNS di Grobogan Diprotes

Rustaman Nusantara
Video viral seorang pendamping PKH di Grobogan yang protes kepada seorang oknum PNS dan petugas bank yang diduga mencairkan bantuan PKH dan BPNT memakai data warga yang sudah meninggal dunia. (Foto: iNews/Rustaman Nusantara).

GROBOGAN, iNews.id – Seorang pendamping program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Grobogan protes kepada seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan petugas bank. Keduanya diduga mencairkan bantuan PKH dan bantuan pangan nontunai (BPNT) dengan menggunakan data warga yang sudah meninggal dunia

Video protes yang dilakukan pendamping PKH Kecamatan Ngaringan yang diketahui bernama Tri Yunarni, belakangan menjadi viral.

Dia kesal karena oknum ASN dan pegawai bank di Kecamatan Ngaringan, berbelit-belit ketika diminta penjelasan terkait dugaan pencairan bantuan atas nama warga yang sudah meninggal. Dengan nada tinggi, dia mengancam akan melaporkan perkara itu ke polisi. 

“Saya sudah menanyakan beberapa kali dengan memberikan data yang valid, namun selalu dimentahkan,” kata Tri Yunarni, Jumat (20/5/2022). 

Dirinya juga telah kroscek ke keluarga Mursid Junaidi, salah satu penerima bantuan PKH yang sudah meninggal dunia. Dia menemukan bahwa keluarga tersebut tidak pernah menerima kartu pencairan bantuan dan bantuan PKH maupun BPNT sejak kematian Mursid Junaidi. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 hari lalu

Anak Buang Puntung Rokok Picu Kebakaran Rumah, Ibu Tewas Terjebak Api di Grobogan

3 hari lalu

Heboh Pernikahan Sultan di Grobogan, Maskawin Ekskavator hingga 2 Mobil Mewah

4 hari lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

4 hari lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

4 hari lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal