Allahumma Inna haadza iqbaalu lailika, wa idbaaru nahaarika, wa shwaatu du'aatika, faghfirlii.
Artinya: “Ya Alllah, waktu ini adalah tibanya malammu, berakhirnya siangmu, dan panggilan suaramu. Maka ampunilah aku."
Waktu shalat Maghrib ditandai ketika humrah masyriqiyah hilang dari ufuk timur dan, sesuai hasil pengamatan selama beberapa tahun lalu, parameter waktu shalat Maghrib adalah saat dimana posisi matahari mencapai 4.5 derajat di bawah ufuk.