Dosen Bersama Mahasiswa Polines Jateng Ciptakan Alat Deteksi Banjir dan Longsor

iNews
Dosen dan mahasiswa Polines, Jateng menciptakan alat pendeteksi dini bencana banjir dan longsor. (Foto: iNews).

Ketika ikatan tanah melemah, sensor akan mengukur kemiringan dan pergeseran tanah yang berpotensi menimbulkan longsor. Semua data deteksi dikirim ke website sehingga bisa dipantau secara langsung.  

"Alatnya kita beri nama SMOLL. Alat menotornya nanti dipasang di daerah yang rawan longsor di lereng, tanah yang labil. Nanti alat ini akan mengirim datanya menggunakan wifi, jadi kita bisa monitor lewat website," ujar Roni Aprianto, Dosen D3 Teknik Telekomunikasi Elektro Unnes, Rabu (19/11/2025).

Dengan adanya teknologi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh peringatan dini saat musim penghujan. Kehadiran SMOLL diharapkan mampu mengurangi kerugian materiil dan mencegah jatuhnya korban jiwa akibat banjir maupun longsor.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 bulan lalu

26 Korban Longsor Banjarnegara Belum Ditemukan, 7 Alat Berat dan Anjing Pelacak Dikerahkan

11 hari lalu

Longsor Terjang Permukiman Aceh Tengah, 1 Anak Tewas 13 Warga Terluka

17 hari lalu

Imbas Erupsi Anak Krakatau, 23 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

2 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

2 bulan lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal