PATI, iNews.id - Dugaan teror terhadap rumah warga di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah menyebut kerusakan kaca pintu rumah tidak disebabkan oleh tembakan gotri dari luar.
Rumah tersebut sebelumnya diduga menjadi sasaran aksi oleh orang tidak dikenal (OTK) setelah ditemukan kaca pintu depan dalam kondisi rusak dan sejumlah benda diduga peluru gotri di dalam rumah.
Rumah itu diketahui dihuni anak dari Sri Suryanti, istri salah satu anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang bertugas sebagai sopir Koordinator AMPB Supriyono alias Botok. Sebelumnya, Sri menemukan empat butir benda diduga gotri saat membersihkan pecahan kaca rumah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Trangkil bersama Satreskrim Polresta Pati melakukan pemeriksaan di lokasi. Tim Labfor Polda Jateng kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara secara mendalam.
Kasubbid Balmet Bidlabfor Polda Jateng AKBP Totok Tri Kusuma mengatakan, petugas menemukan total 51 butir gotri di sekitar lokasi, termasuk di dalam laci rumah. Namun, berdasarkan hasil analisis balistik, gotri tersebut dinyatakan tidak menyebabkan kerusakan pada kaca pintu rumah.