Epidemiolog Unsoed Sebut PPKM Mikro Harus Diimbangi Tes dan Pelacakan

Antara
Epidemiolog lapangan Fakultas Kedokteran Unsoed dr. Yudhi Wibowo. (Antara)

PURWOKERTO, iNews.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro harus diimbangi dengan kapasitas tes Covid-19 dan pelacakan yang memadai. Hal itu dikatakan oleh epidemiolog lapangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo. 

"Upaya pemeriksaan atau testing dan pelacakan atau tracing harus terus dilakukan secara intensif selama periode PPKM," kata Yudhi di Purwokerto, Sabtu (27/2/2021).

Untuk itu,  dia mengapresiasi peran pemerintah daerah yang terus menggencarkan kapasitas pemeriksaan dan pelacakan di wilayahnya masing-masing.

"Dengan demikian tren penurunan jumlah kasus dan kematian sejak PPKM diberlakukan benar-benar berbasis tes, harus diimbangi dengan peningkatan jumlah tes dan pelacakan," katanya.

Menurutnya, upaya meningkatkan kapasitas tes dan pelacakan sangat mendesak dilakukan. "Jika tidak diimbangi dengan kapasitas tes yang memadai sesuai standar WHO maka dikhawatirkan tren penurunan tersebut adalah penurunan semu bahkan 'false'," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
22 hari lalu

Sekda Banyumas Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Unsoed

2 bulan lalu

Geledah Rektorat Unsoed, KPK Sita Barang dan Dokumen 

2 bulan lalu

Kena OTT KPK, Begini Modus Suap Rektor Unsoed dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

2 bulan lalu

Usai Diperiksa KPK di Banyumas 5 Orang Dibawa ke Jakarta, Pejabat Unsoed hingga Pengusaha

2 bulan lalu

Talas Lokal Diolah Jadi PMT Balita, Tim Unsoed Latih Kader Posyandu Desa Senon Cegah Stunting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal