Fakta Baru, Perawat yang Mayatnya Dibuang Akan Dibunuh dengan Cara Digantung

Kristadi
Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan pers terkait kasus pembunuhan ibu dan anak. (iNewsTV/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Tim penyidik DitreskrimumPolda Jateng mengungkap fakta baru kasus penemuan mayat ibu dan anak di kolong jembatan KM 426 Tol Semarang-Solo. Dari pemeriksaan dan barang bukti, korban akan dibunuh dengan cara digantung menggunakan sarung.

Seperti diketahui, perawat Swetha Kusuma Gatra Subandria (32) dan anaknya Muhammad Faeyza Alfarisqi (4) dibunuh oleh tunangannya, Doni Kristian Wko Wahyudi (31).  Kepada polisi, semula tersangka mengaku pembunuhan dilatarbelakangi rasa cemburu karena korban mempunyai teman pria lain.

Polisi yang melakukan pemeriksaan lanjutan, menemukan bukti baru adanya dugaan pembunuhan berencana. Sebelum keduanya melakukan pertemuan di Semarang, Doni sempat meminta Swetha membawa sarung dan tas besar.

“Pertemuan keduanya dilakukan karena Swetha terus mendesak Doni tentang dimana keberadaan anaknya yang sudah tewas dan mayatnya pada tanggal 20 Februari dibuang di bawah jembatan Susukan Tol Semarang-Solo,” kata Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, Kamis (24/3/2022).

“Karena terus didesak, sementara Faeyza sudah dibunuh, Doni berniat menutupi perbuatannya dengan menghabisi nyawa Swetha pada tanggal 7 Maret,” katanya.

Sementara Doni mengakui bahwa Swetha akan dibunuh di suatu tempat. Namun karena kemalaman keduanya memilih bermalam di sebuah hotel. Swetha yang yang terus menanyakan keberadaan anaknya, dieksekusi di dalam kamar hotel.

Selain mengamankan barang bukti pakaian dan sarung, polisi juga menyita mobil yang digunakan untuk membuang mayat Faeyza dan Swetha. Dengan bukti baru tersebut, tersangka bakal dijerat pasal 340/ tentang Pembunuhan Berencana dengan hukuman mati.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

2 hari lalu

Kapolda Jateng Warning Keras Anggota: Bekingi Judi dan Narkoba, Siap-Siap Dipecat!

4 hari lalu

17 Hari Hilang, Pelajar Perempuan di Semarang Ditemukan di Rumah Kos

5 hari lalu

Sertijab! AKBP Rachmad C Yusuf Resmi Jabat Kapolres Kebumen, Gantikan AKBP I Putu Bagus

9 hari lalu

Profil Brigjen Roy Siahaan, Kapolda Jateng yang Baru Pernah Tangkap Gembong Sabu di Kamboja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal