Ganjar Ingatkan Masyarakat Patuhi Pembatasan Kegiatan dan Disiplin Protokol Kesehatan

Antara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat mengikuti penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa TengahGanjar Pranowo mengimbau masyarakat mengikuti penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari 2021 dengan disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).  Hal ini guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19.

"Terkait pembatasan kegiatan masyarakat pada 11-25 Januari 2021. Kami mohon bantuan warga Jateng semua, kalau tidak penting jangan keluar rumah, kalau ada kerumunan tidak usah ikut, jaga jarak. Tolong selalu pakai masker, tidak usah nunggu dikejar-kejar," katanya di Semarang, Jumat (9/1/2021).

Menurut Ganjar, dengan berdisiplin 3M selama 14 hari masyarakat sudah berkontribusi untuk menjaga diri sendiri, menjaga keluarga, dan menjaga negara dari Covid-19. Hal itu, lanjut dia, merupakan kontribusi yang luar biasa dalam kondisi seperti saat ini apalagi melihat kondisi dimana sudah banyak tenaga medis, ulama, serta tokoh-tokoh penting dan saudara yang meninggal dunia karena Covid-19.

"Maka kami mohon dukungan dari masyarakat Jawa Tengah dari tanggal 11-25 Januari tidak berkerumun, selalu pakai masker, dan tentu saja cuci tangan serajin mungkin. Pemerintah juga akan mengurangi dari sekarang 50 persen sampai hanya 25 persen yang bekerja di kantor, 25 persen itu sudah termasuk gubernurnya. Biarkan kami yang berkeliling melakukan kontrol, 'panjenengan' di rumah saja," ujarnya.

Ganjar juga meminta masyarakat segera melapor ke lurah atau kepala desa, atau bisa juga ke RT dan RW jika menemui kesulitan. Selain itu, Program Jogo Tonggo perlu dihidupkan kembali agar bisa menjadi ruang untuk saling kontrol di masyarakat.

"Hidupkan lagi Jogo Tonggo, nanti akan kita bantu, kawan-kawan di Puskesmas nanti juga akan kami bantu agar bisa menjadi tempat paling depan untuk melakukan kontrol. Jadi kalau ada layanan kurang lapor kepada kami, biar kami yang datang. Kalau ada sesuatu yang utuh bantuan secara sosial, biar kami yang membantu untuk turun," katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

15 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

21 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

22 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

23 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal