"Itukan karena sebelumnya ada penolakan, kalau begini terus kan tidak boleh, maka kami mengusulkan mereka tenaga medis yang gugur karena berjuang melawan Covid-19 dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Namun ternyata niat baik saya salah diterima oleh salah seorang dokter dan kemudian mengkritik saya di medsos," katanya, Senin (13/4/2020).
Untuk Alat Pelindung Diri (APD), Ganjar memastikan semua kebutuhan APD tenaga medis di Jateng masih tercukupi. Fasilitas serupa juga terpenuhi di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Jateng.
"Untuk APD semua aman, yang kurang hanya masker N95. Alhamdulillah besok datang bantuan sebanyak 10.000 masker N95 dan itu pasti membuat lega. Kami tidak pernah tinggal diam untuk memberikan yang terbaik bagi para tenaga medis di Jateng agar bisa bekerja dengan aman dan nyaman," ujarnya.