Ganjar mengatakan siswa perlu diberikan pemahaman menghadapi bencana sebagai bentuk upaya pengurangan risiko.
"Di sekolah ini perlu ada mitigasi bencana bagi siswa-siswi. Nanti PMI bantu membentuk ketahanan dan meningkatkan kapasitas siswa-siswi hadapi bencana," ujar Ganjar.
Menurutnya, mitigasi bencana bagi siswa sangat penting karena Indonesia merupakan laboratorium bencana. Dia juga menyebutkan perlu ada upaya pengelolaan dan penataan lingkungan dalam sumber daya alam. Sehingga pemanfaatan SDA tidak berdampak besar terhadap risiko bencana.
"Dari sisi tata ruangnya juga sudah harus memperhatikan aspek-aspek kerentanan, kerawanan bencana," ucap Ganjar.