Ganjar Sambangi Rumah Mantan Anak Buah Noordin M Top, Ternyata Ini yang Dilakukan

Ahmad Antoni
Gubernur Ganjar Pranowo menyambangi rumah eks napiter yang memiliki usaha budidaya ikan lele dan minuman kopi di Jatisari, Gisikdrono, Semarang, Kamis (4/3/2021). (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id  - Machmudi Hariono alias Yusuf  tampak begitu sibuk menyiapkan tempat di rumahnya, Gisikdrono Rt4/13 Kecamatan Semarang Barat, Kamis (4/3/2021) pagi. Didampingi beberapa warga, mantan narapidana terorisme (napiter) itu menata kursi serta membersihkan kolam-kolam lele yang ada di depan rumahnya.

Tak biasanya Yusuf melakukan itu, apalagi sampai dibantu beberapa warga. Namun pagi itu ia nampak sibuk karena mendengar  kabar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan singgah ke rumahnya.

Dan, pada pukul 07.15 WIB Ganjar tiba di lokasi itu. Sambil gowes pagi, Ganjar menyempatkan mampir ke kediaman Yusuf yang juga Ketua Yayasan Persadani, yayasan yang menaungi eks napiter di Jawa Tengah.

Di tempat tersebut, Ganjar langsung ngobrol gayeng bersama Yusuf terkait proses reintegrasi sosial yang dilakukannya. Kepada Ganjar, mantan anak buah Noordin M Top yang pernah dihukum 10 tahun itu mengatakan bahwa ternak lele adalah cara untuk memuluskan proses reintegrasi sosial itu. Dengan cara itu, Yusuf dan beberapa rekan eks napiter di Semarang bisa dengan mudah diterima oleh masyarakat.

"Secara kejadian, saya dulu ditangkap di daerah sekitar sini. Saat itu masyarakat juga gempar, sehingga hari ini saya kembali ke sini dan menjadi warga sini sekaligus bertanggungjawab memulihkan rasa was-was di tengah masyarakat. Ini sebagai tanggungjawab moral saya pribadi," kata Yusuf.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
14 jam lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

16 jam lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

6 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

12 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

14 hari lalu

Bupati Klaten Dikabarkan Kena OTT KPK, Ahmad Luthfi: Kalau Itu Benar, Saya Prihatin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal