Harga Cabai Melambung, Petani di Banjarnegara Tetap Terpuruk

Elis Novit
Seorang petani di Banjarnegara saat memetik cabai yang tanamannya terserang hama patek. Foto: iNews TV/Elis Novit.

BANJARNEGARA, iNews.id - Harga cabai yang melambung ternyata tak bisa dinikmati para petani di Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, tanaman cabai terserang hama patek atau busuk buah yang mengakibatkan petani gagal panen. 

Kondisi itu antara lain dialami petani cabai di Desa Depok, Banjarnegara. Tanaman cabai rawit merah terserang penyakit busuk buah dan busuk batang. 

Para petani menyebut penyakit patek terjadi akibat tingginya curah hujan dan kelembaban. Meski petani sudah melakukan upaya penyemprotan, namun hama tetap menyerang dan membuat hasil panen turun 60 persen.

"Sebagian tanaman yang rusak dicabut, sementara cabai hasil panen mengalami penurunan produksi jauh dibanding biasanya," kata petani cabai, Ari, Selasa (10/12023). 

Jika satu petak lahan biasanya mampu menghasilkan 3-5 kuintal. Namun saat ini hanya sekitar 1,5 kuintal. Meski harga cabai saat ini mencapai Rp80.000 per kilogram, namun petani mengaku tak bisa menikmati hasil. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

16 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

31 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Terdakwa Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Ditemukan Tewas di Sel Rutan Banjarnegara

2 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal