Harga Gabah Anjlok, Petani Blora Teriak Tolak Impor Beras

Heri Purnomo
Petani di Kabupaten Blora saat panen padi di sawah. Foto: iNews/Heri Purnomo.

BLORA, iNews.id – Kalangan petani di Kabupaten Blora sambat. Mereka mengeluhkan harga gabah yang anjlok saat panen.  

Anjloknya harga gabah mengakibatkan para petani merugi. Sebab hasil panen tidak sebanding dengan biaya produksi. Penderitaan semakin lengkap karena jatah pupuk dikurangi pemerintah. 

Satu hektare lahan kini hanya mendapatkan jatah satu kuintal pupuk. Petani semakin menjerit ketika ada kabar pemerintah akan impor beras. 

“Kami keberatan kalau pemerintah impor beras,” kata Sukarji, petani asal Desa Tegalgunung, Kecamatan Blora, Selasa (9/3/2021). 

Bupati Blora Arief Rohman berjanji akan berkoordinasi dengan Bulog terkait penyerapan gabah petani di wilayahnya. 

“Saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial tentang bantuan pangan non tunai atau BPNT,” kata Arief Rohman. 

Jika masih ada BPNT, Bupati minta berasnya diambilkan dari petani Blora. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

13 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

24 hari lalu

Masa Sulit Perajin Bata di Blora di Tengah Kemarau Ekstrem, Tempuh 2 Km untuk Dapatkan Air

29 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal