Harga Gabah Semakin Anjlok akibat Hama, Petani Batang Menjerit

Suryono Sukarno
Tanaman padi di Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang yang terserang hama. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

BATANG, iNews.id – Nasib petani di Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang sedang apes. Saat harga gabah sedang anjlok, tanaman padi mereka terserang hama. 

Saat panen, kualitasnya buruk karena butiran padi memutih tanpa isi. Kualitas hasil panen jelek karena terserang hama dan cuaca ekstrem. Sehingga harga gabah menjadi semakin anjlok.

Harga gabah kering panen semula tembus Rp500.000 per kwintal. Namun saat ini hanya Rp300.000 per kwintal. Pasalnya, kualitas gabah jelek setelah terserang hama dan cuaca buruk. 

“Sampai hari ini belum ada tindakan dari pemerintah untuk meringankan beban para petani,” kata Sunarso, salah satu petani, Selasa (30/3/2021). 

Pihaknya berharap para pemegang kebijakan bisa turun ke bawah melihat kondisi di lapangan. Sehingga penderitaan petani mendapatkan perhatian serius. Terlebih biaya produksi semakin tinggi, namun tidak diimbangi dengan hasil panen karena terus merosot. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

12 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

13 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

15 hari lalu

Bahayakan Keselamatan Siswa, 2 SPPG di Batang dan Semarang Ditutup Permanen

16 hari lalu

Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal