Harga Rajungan Tertinggi Sejak Pandemi, Nelayan Rembang Semakin Giat Melaut

Musyafa
Rajungan di tingkat pengepul di Dusun Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang sebelum disetor ke pabrik. Foto: iNews/Musyafa Musa.

“Ya ulah segelintir orang saja, jangan aji mumpung. Katakan bahasanya itu tidak punya standar produksi. Bukan kategori rajungan, tapi dimanfaatkan untuk campuran karena harga tinggi,” ucapnya. 

Fenomena harga tinggi membuat kalangan nelayan pencari rajungan semakin giat melaut. Bahkan sebagian dari mereka rela menambah jarak, ketika memasang bobo (penjebak rajungan).

“Semoga dari sisi hasil tangkapan bisa stabil,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kronologi Kapal Bawa 11 Nelayan Tenggelam di Konawe Utara, Lambung Bocor Dihantam Ombak

6 hari lalu

Nelayan Situbondo Hilang 2 Hari Ditemukan Selamat, Bertahan dengan Tutup Boks Ikan

6 hari lalu

Detik-Detik Kapal Kargo Tabrak Rumpon Nelayan hingga Hancur di Perairan Patani Malut

6 hari lalu

Menegangkan! Dikira Ikan Besar, Jaring Nelayan di Labusel Ternyata Menangkap Buaya 5 Meter

15 hari lalu

Nelayan Diserang Buaya saat Memanah Ikan di Pasangkayu, Selamat usai Melawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal