Harga Rajungan Tertinggi Sejak Pandemi, Nelayan Rembang Semakin Giat Melaut

Musyafa
Rajungan di tingkat pengepul di Dusun Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang sebelum disetor ke pabrik. Foto: iNews/Musyafa Musa.

“Ya ulah segelintir orang saja, jangan aji mumpung. Katakan bahasanya itu tidak punya standar produksi. Bukan kategori rajungan, tapi dimanfaatkan untuk campuran karena harga tinggi,” ucapnya. 

Fenomena harga tinggi membuat kalangan nelayan pencari rajungan semakin giat melaut. Bahkan sebagian dari mereka rela menambah jarak, ketika memasang bobo (penjebak rajungan).

“Semoga dari sisi hasil tangkapan bisa stabil,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
20 hari lalu

ABK KM Mayangsari II Tewas saat Melaut di Masalembo, Sempat Muntah Darah

25 hari lalu

Cari Ikan di Laut, Nelayan di Tulungagung Temukan Mayat Mengapung di Teluk Popoh

1 bulan lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

1 bulan lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

1 bulan lalu

Ubur-Ubur Melimpah di Laut Selatan Cilacap, Nelayan Raup Rezeki di Tengah Paceklik Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal