Harga Rajungan Tertinggi Sejak Pandemi, Nelayan Rembang Semakin Giat Melaut

Musyafa
Rajungan di tingkat pengepul di Dusun Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang sebelum disetor ke pabrik. Foto: iNews/Musyafa Musa.

“Ya ulah segelintir orang saja, jangan aji mumpung. Katakan bahasanya itu tidak punya standar produksi. Bukan kategori rajungan, tapi dimanfaatkan untuk campuran karena harga tinggi,” ucapnya. 

Fenomena harga tinggi membuat kalangan nelayan pencari rajungan semakin giat melaut. Bahkan sebagian dari mereka rela menambah jarak, ketika memasang bobo (penjebak rajungan).

“Semoga dari sisi hasil tangkapan bisa stabil,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
8 hari lalu

Nelayan Banten Nekat Tetap Melaut di Tengah Guyuran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

8 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli Larang Nelayan-Wisatawan Mendekat

11 hari lalu

Kronologi Ratusan Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

11 hari lalu

Ratusan Siswa SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

12 hari lalu

Nelayan Inhil Diterkam Buaya 5 Meter hingga Luka-Luka, Bertahan di Sampan 6 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal