Hujan Abu Pascaerupsi Merapi, Sekolah di Boyolali Kesulitan Mendapatkan Masker

Tata Rahmanta
Hujan abu di Boyolali pascaerupsi Gunung Merapi, Selasa (3/3/2020). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Erupsi Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Selasa (3/3/2020) pagi berdampak hujan abu vulkanis di wilayah Boyolali. Saat ini warga kesulitan mendapatkan masker karena stok di apotek maupun minimarket habis.

Aktivitas paling terganggung yakni kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Jurug, Mojosongo, Boyolali. Para guru kesulitan mendapatkan masker untuk para siswanya.

Hujan abu vulkanis terjadi setelah para siswa masuk sekolah, menyebabkan pihak sekolah tidak menyiapakan masker sebelumnya. Kepala SDN 1 Jurug Mulyono mengaku berupaya mencari ke sejumlah apotek dan minimarket. Namun, hasilnya nihil.

"Semua bapak ibu guru kami upayakan gunakan masker. Tapi sudah dicari kemana-mana belum dapat," ucapnya, Selasa (3/3/2020).

Dia mengaku ada pihak yang sudah menganggupi pemberian masker, namun hanya berjumlah 150 buah. Diharapkan jumlah ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Mulyono memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Hujan Abu Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki Guyur 2 Kecamatan di Flores Timur

57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Ungkap Identitas Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali, Polisi Olah TKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal