Ini Skenario Jateng Cegah Pemudik hingga Awasi Masyarakat yang Sudah Mudik

Ahmad Antoni
ilustrasi larangan mudik. (Antara)

Dia mengatakan untuk saat ini sudah dilakukan pengetatan di 14 titik perbatsan wilayah Jawa Tengah. Selain itu juga dilakukan sosialisai keselamatan dalam berkendara. 

Sementara, Ketua Organda Jateng, Hadi Mustofa mengatakan bahwa larangan mudik Lebaran sudah menjadi aturan pemerintah, sehingga pihaknya sebagai wakil semua pengusaha AKAP/AKDP mendukung kebijakan tersebut.

“Adapun mendukung berdasarkan aspirasi awak angkutan . tapi bicara Covid dengan larangan mudik, yang paling terkena dampak adalah transportasi yang tidak disubsidi,” kata Hadi.

Menurutnya, berdasar fakta dan realita saat ini awak angkutan sekarang susah. Dia mencontohkan, punya angkutan bisa setor Rp150.000, sekarang hanya Rp30.000, sedangkan sopirnya ini Rp34 .000, jelas susah. 

“Sehingga perlu diperhatikan awak angkutan dan pengusahanya karena kehilangan pekerjaan. Harapan saya masyarakat transportasi ini butuh layak seperti masyarakat yang lain,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

7 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

8 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

12 hari lalu

Jenazah Sopir Truk Korban KM Virgo 8 Teridentifikasi, Dipulangkan ke Tulungagung

13 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal