Ini Skenario Jateng Cegah Pemudik hingga Awasi Masyarakat yang Sudah Mudik

Ahmad Antoni
ilustrasi larangan mudik. (Antara)

“Sebagai ketua DPC dan DPD Organda disambati ngudo roso semua awak angkutan. Melihat di BRI sampai sekarang ini pada antre BLT. Jadi sebelum Covid, awak angkutan ini tidak terdaftar warga miskin, tapi setelah Covid malah yang paling miskin,” ujar dia. 

Pihaknya berharap jika pemerintah benar-benar mau memutus mata rantai Covid-19 tanpa kecuali tidak ada dispensasi untuk semua transportasi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono mengatakan, terkait kebijakan larangan mudik, pihaknya juga trenyuh. 

“Kita bersimpati dan berempati terhadap pelaku usaha transportasi. Tetapi memang hari ini kita masih menghadapi situasi yang belum menentu terkait penyebaran Covid-19,” kata Ferry.

Dia mengatakan, Jateng ini sudah sedemikian hingga melakukan pencegahan penyebaran Covid. Memang vaksinasi sudah mulai, tapi mengaca kasus Covid di luar negeri terjadi lagi grafik Covid kedua dan ketiga. 

“Kita tidak inginkan ini terjadi Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Karena mudik ini merupakan pergerakan manusia yang besar-besaran atau mobilisasi yang bisa saja melanggar protokol kesehatan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal