Kakak Adik asal Brebes Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo, Keluarga Tak Percaya

Septyantoro
Antara
Tim Densus 88 Antiteror dibantu petugas Polres Sukoharjo saat menggeledah rumah terduga teroris di Cemani, Sukoharjo, Rabu (16/10/2019). (Foto: iNews.id/Septyantoro)

"Selama ini, yang saya ketahui kedua adik saya bekerja di Jakarta sebagai penjual es jeruk," katanya.

Orang tua terduga teroris, Sodikun (67), mengatakan pihak keluarga juga baru mengetahui kalau Jaelani dan Abdul Karim pindah ke Sukoharjo belum lama ini.

Keluarganya, kata dia, mendengar kabar kedua anaknya ditangkap Tim Densus 88 Antiteror dari adik ipar anaknya (Jaelani), sekitar pukul 11.00 WIB.

"Jaelani terakhir berkomunikasi dengan keluarga sekitar seminggu lalu dan hanya menanyakan perihal pekerjaan keduanya di Sukoharjo," katanya.

Jaelani dan Abdul Karim yang bekerja sebagai tukang parkir di Sukoharjo ditangkap tim Densus bersama tiga terduga teroris lainnya. Kakak adik itu diduga terafiliasi dengan jaringan jamaah ansharat daulah (JAD) Bekasi, Jabar.

Penangkapan kakak adik itu merupakan hasil pengembangan kasus penusukan Wiranto yang dilakukan pasangan suami istri yang salah satunya warga Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
15 hari lalu

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Belajar Merakit Bom dari Internet

16 hari lalu

Densus 88 Dalami Motif Pelajar R Ledakkan Bom Rakitan di MAN 3 Padang 

4 bulan lalu

Proses Evakuasi KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes 6-7 Jam

4 bulan lalu

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes, 13 Perjalanan Kereta Dialihkan ke Jalur Utara

4 bulan lalu

KAI Kerahkan 10 Bus Angkut Penumpang KA Bangunkarta Anjlok di Brebes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal