Karantina Semarang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Paruh Burung Rangkong dari Kalteng

Ahmad Antoni
Sebanyak 23 buah paruh burung rankong selundupan dari Kalteng disita Karantina Pertanian Semarang. (Istimewa)

“Spesies ini juga masuk ke dalam daftar Appendiks I Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Tumbuhan dan Satwa Liar Terancam (CITES) dan dikategorikan sebagai spesies dengan status  kritis oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN),” ujarnya.

Sementara, Fitria Maria Ulfa selaku Subkoordinator Substansi Pengawasan dan penindakan Karantina Pertanian Semarang mengatakan, barang bukti berupa paruh burung rangkong gading dan pelaku, saat ini sudah kami serahkan ke BKSDA untuk diproses lebih lanjut.

Kepala Karantina Pertanian Semarang Parlin Robert Sitanggang mengatakan, selain melanggar Undang-undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan , juga melanggar Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam yang dapat dikenakan hukuman pidana.

Parlin berharap agar pelaku sadar dan kejadian ini dapat dijadikan sebagai pelajaran sehingga kedepan tidak ada lagi perbuatan yang dapat mengancam kelestarian sumber daya alam. 

“Dan mulai sekarang mari kita gerakkan upaya penyelamatan, karena sekecil apapun upaya kita sangat penting untuk kelestarian sumber daya alam negeri ini,” katanya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polisi Ungkap Penyelundupan Sirip dan Insang Hiu Senilai Rp200 Juta

4 hari lalu

Selundupkan 1,1 Kg Serbuk Emas Senilai Rp2,9 Miliar ke Malaysia, WN India Ditangkap

11 hari lalu

450.000 Warga Kalteng Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pemprov Salurkan Bantuan

14 hari lalu

Jenderal Bintang Tiga Pantau Karhutla Klateng, Deteksi Titik Panas Lewat Drone Thermal

23 hari lalu

Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal