Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla di Pelalawan Riau Meluas Lebih dari 12 Hektare, BNPB Kerahkan Water Bombing
Advertisement . Scroll to see content

Percepat Pemadaman Karhutla di Kalteng, BNPB Modifikasi Cuaca dan Tambah Water Bombing

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 08:57:00 WIB
Percepat Pemadaman Karhutla di Kalteng, BNPB Modifikasi Cuaca dan Tambah Water Bombing
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto beri keterangan usai berkoordinasi dengan Pemprov Kalteng untuk pemadaman karhutla. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.idKebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menjadi ancaman serius di Kota Palangka Raya dan sejumlah kabupaten. Cuaca kering yang disertai angin kencang membuat api cepat meluas sehingga proses pemadaman semakin sulit dilakukan.

Satgas Karhutla yang terdiri atas Dinas Kehutanan, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan sejumlah instansi terkait terus memperkuat upaya pemadaman di berbagai titik. Selain menangani kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur, petugas kini memprioritaskan penanganan di Jalan Damang Gustaf, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kelurahan Kameloh Baru, serta kawasan Jalan Trans Kalimantan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Di lapangan, proses pemadaman masih menghadapi berbagai kendala. Tiupan angin yang kencang, keterbatasan sumber air, kepulan asap tebal yang mengurangi jarak pandang, hingga sulitnya akses menuju titik api membuat petugas harus bekerja ekstra.

Kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Desa Tumbang Nusa. Luas lahan yang terbakar terus bertambah dan kobaran api telah mendekati Jalan Trans Kalimantan, sementara kabut asap mulai mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Menghadapi situasi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat langkah mitigasi bencana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut