Kasus Antraks Merebak, Penjualan Daging Sapi di Bantul Menurun

Kuntadi
Penjualan daging sapi di Bantul menurun dampak merebaknya kasus antraks di Gunungkidul. (Foto: Dok.iNews.id)

BACA JUGA:

Kematian Ternak Meningkat, Dinas Pertanian dan Pangan: Tidak Semua Kena Antraks

Antisipasi Antraks, Pemkab Kulonprogo Intensifkan Pengawasan Pasar Hewan

Dari pantauan tersebut, kata dia, kondisi daging yang diperjualbelikan pedagang masih cukup bagus. Sapi yang dipotong juga hanya berasal dari wilayah Bantul. Tidak ada sapi-sapi yang diambil dari Gunungkidul. “Dari pantauan di pasar, daging yang dijual tidak ada yang terpapar antrak,” katanya.

Menurut Joko, pantauan daging ini sudah dilakukan sejak ada informasi antraks di Gunungkidul. Instansinya terus memeriksa peredaran daging dan memberikan edukasi kepada para pedagang. Termasuk dalam proses penyembelihan, juga tidak luput dari pantauan petugas. “Dagingnya itu diambil dari rumah pemotongan hewan di Pleret yang selalu dipantau oleh petugas,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kematian Ternak Meningkat, Dinas Pertanian dan Pangan: Tidak Semua Kena Antraks

57 tahun lalu

Cegah Penyebaran Antraks, Pemkab Gunungkidul Beri Vaksin dan Antibiotik 11.616 Ternak

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal