Kasus Covid-19 di Sragen Meledak, Bupati Kusdinar Gunakan Gedung SD untuk Isolasi Warga

Joko Piroso
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meninjau gedung SDN Kragilan 2 Kecamatan Gemolong,sebagai tempat isolasi warga di wilayah barat Sungai Bengawan Solo. (iNews/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id –Warga terpapar Covid-19 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terus melonjak. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati terpaksa memanfaatkan gedung SDN Kragilan 2 Kecamatan Gemolong, sebagai tempat isolasi warga di wilayah barat Sungai Bengawan Solo.

Gedung yang memiliki enam ruangan ditambah satu ruang guru tersebut diperkirakan akan menampung sekitar 100 orang. Setiap ruang kelas diisi enam tempat tidur.

Saat ini gedung dan ruanganya masih dalam tahap perbaikan. Bahkan dalam waktu tiga hari lagi tempat tersebut  sudah siap dipergunakan.

Selain memperbaiki gedung dan ruangan, petugas Covid-19 juga telah menambahkan kamar mandi, kamar WC, lokasi untuk berjemur dan ruangan untuk beristirahat/ bagi para warga yang diisolasi.

“Ruangan tersebut berkapasitas 80 orang, namun jika ada ledakan lagi akan ditambah ruangan tambahan di belakang gedung sekolahan diperkiran akan mampu menampung 100 orang,” kata Bupati Kusdinar, Kamis (1/7/2021).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
22 hari lalu

Plafon SD Negeri 2 Cepoko Sragen Ambrol, Sempat Terdengar Suara Retakan

1 bulan lalu

Rumah Warga Sragen Terbakar, Uang Tunai Rp50 Juta dan Sertifikat Tanah Hangus

2 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

2 bulan lalu

Rumah Roboh di Sragen, Nenek 82 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan

2 bulan lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal