Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Jateng: Waspada Anak Demam, Air Kencing Menurun dan Diare

Angga Rosa
Ilustrasi - Pemeriksaan ginjal. (Antara/Shutterstock)

"Harus konsultasi dengan dokter. Kalau pun sampai diberikan sirup harus dengan surat dokter atau konsultasi dengan dokter. Jadi sangat terbatas, ini kan masih dalam penelitian ini," ujarnya. 

Dia mengimbau orang tua untuk tidak memberikan obat sirup bagi anaknya. Pihaknya juga akan menerbitkan surat edaran tentang pemberian obat sirup bagi anak.

Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI) Jawa Tengah meminta para orang tua untuk berhati-hati, jika anak sakit yang berhubungan dengan saluran air kencing. Terutama pada anak yang dulu pernah terinfeksi Covid-19.

Sekretaris IDAI Jateng Choirul Anam mengatakan, gagal ginjal akut yang menjangkiti ratusan anak itu juga disinyalir berhubungan dengan virus corona, selain diduga akibat pemberian obat sirop.

"Jika anak sakit terutama sakit yang berhubungan dengan saluran kencing. Apakah tidak bisa kencing atau justru sering kencing harus diperiksa urium kreatinnya kalau ada gangguan kemih, apakah ada atau enggak. Terutama anak-anak yang pernah kena Covid-1 karena disinyalir ada hubungannya kan antara gagal ginjal dengan Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, ada kemungkinan antibodi yang menyerang ginjal pada anak usai ia terinfeksi virus corona. Dalam istilah kedokteran itu biasa disebut Multisystem inflammatory syndrome in children atau (MIS-C). 

"Ada hubungannya namanya Mis C atau Multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C). Jadi linknya ke situ, jadi setelah jena Covid-19 ada antibodi yang menyerang ginjal," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

2 hari lalu

MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

4 hari lalu

Kecelakaan Truk Tangki Tabrak Rumah Warga di Jalur Pantura Brebes, Diduga Sopir Mengantuk

4 hari lalu

Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga

12 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal