Hasil pemeriksaan menunjukkan lokomotif CC 206 13 46 mengalami kerusakan pada lampu kabut dan semboyan sebelah kiri yang pecah. Perbaikan kerusakan tersebut direncanakan dilakukan di Stasiun Tegal.
Setelah rangkaian dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan, KA Sembrani kembali diberangkatkan dari KM 41+500 pada pukul 11.48 WIB. Unit Jalan Rel 4.7 Weleri juga memastikan jalur hulu dan hilir dalam kondisi aman.
KA Sembrani kemudian melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Krengseng untuk proses penyerahan PTGOK. Kereta kembali diberangkatkan pada pukul 12.00 WIB.
Insiden tersebut berdampak pada lima perjalanan kereta api dengan total andil keterlambatan 70 menit. KA 39 Sembrani terlambat 22 menit, KA 183 Kamandaka 19 menit, PLB 2510A Banteng Cargo 14 menit, PLB 20A Argo Muria 9 menit, dan PLB 178B Tawangjaya Premium 6 menit.
Luqman menyayangkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan.
KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.