Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkeu Ungkap Nasib Utang Whoosh usai Purbaya Dicopot

Sabtu, 19 September 2026 - 01:00:00 WIB
Kemenkeu Ungkap Nasib Utang Whoosh usai Purbaya Dicopot
Kemenkeu buka suara soal nasib utang Whoosh usai Purbaya dicopot dari kursi Menkeu. (Foto: Dok. KCIC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait nasib utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh usai Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari kursi Menteri Keuangan. Pihaknya mengatakan pengalihan sama dan beban utang Whoosh dari PT Pillar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) kepada pemerintah memasuki tahap finalisasi. 

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Evita Manthovani mengatakan proses pengalihan saham PSBI kepada pemerintah melalui Kemenkeu masih difinalisasi. Skema tersebut juga telah dibahas secara detail dan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan dan telah dibahas secara detail, tentunya ini diharapkan tidak melibatkan APBN secara langsung dalam pemenuhan kewajiban PT PSBI,” kata Evita dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

Menurut Evita, pemerintah masih melakukan pemetaan terhadap sejumlah aspek sebelum pengalihan dilakukan. Langkah tersebut diperlukan agar perpindahan kepemilikan dan kewajiban dapat berjalan terencana sekaligus tidak mengganggu operasional Whoosh.

“Kita saat ini juga supaya pengalihan nanti berjalan dengan terencana, tepat dan juga bisa operasional, tentu diperlukan untuk pemetaan beberapa aspek antara lain finansial, aspek bisnis, operasional, dan tentu hukumnya,” jelas Evita.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut