Sementara di Kabupaten Sragen, kekeringan berdampak pada 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri.
"Di Sragen, sebanyak 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri terdampak kekeringan. Warga terdampak terdata sebanyak 2.298 KK atau 7.224 jiwa. Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Sragen mendistribusikan air bersih sebanyak 9 Tangki (41.000 liter)," katanya.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Pemalang. Sebanyak 23 desa di sembilan kecamatan terdampak kekeringan.
Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari, Watukumpul, Bantarbolang, Randudongkal, Bodeh, Warungpring, dan Cilongok. Jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 10.764 KK.
BPBD Kabupaten Pemalang telah mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter.
"Kondisi saat distribusi air bersih terpantau masyarakat antusias dan tertib saat pengambilan air. Pendistribusian air ini dapat mencukupi kebutuhan air bersih warga untuk tiga hari ke depan," ucapnya.