Dulu, misalnya, dia kesulitan mencari pemasok bahan-bahan yang dibutuhkan. Alhasil dia pun pergi ke pasar tengah malam untuk menemukan supplier buah dengan kualitas baik, namun dengan harga terjangkau. Kendati demikian, mahasiswa berkaca mata ini mengaku keuntungan yang didapat selalu stabil tidak pernah mengalami kerugian.
Menurut Syifa, menjadi pengusaha itu enak. Bila berstatus pegawai, hanya sebulan sekali menunggu gaji.
”Sedangkan kalau jadi pengusaha, kita punya sesuatu dan orang langsung bayar jadi kita dapat uang hari itu juga. Terus enggak usah pusing mikirin modal dan segala macam karena teknologi sekarang udah canggih, yang penting ada kemauan, ya udah bisa jalan,” ujar Syifa dikutip dari laman resmi UNS, Kamis (30/1/2020).
Syifa berharap agar anak muda sekarang tidak perlu takut untuk memulai bisnis. Menekuni wirausaha sesungguhnya tidak sulit. Cukup dengan kemauan kuat untuk memulai, juga perlu ditambah dengan kerja keras dan cerdas.