"Harapannya untuk warga sekitar segera dibenahi terutama lubang-lubang yang membuat jalan bolong. Sering terjadi kecelakaan jadinya. Rumah pompa di sebelah juga sana kurang efektif," ucap Jadmiko.
Ketinggian banjir yang menggenangi ruas jalur utama pantura tepatnya di Jalan Raya Kaligawe, Genuk Semarang bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter. Banjir tahunan itu memaksa puluhan pengendara sepeda motor harus menuntun kendaraannya lantaran mengalami mati mesin saat menerobos banjir. Tak hanya sepeda motor, belasan kendaraan roda empat juga mengalami mati mesin akibat kemasukan air.
Untuk membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas, warga di sekitar Jalan Raya Kaligawe Semarang ikut mengatur dan mengarahkan kendaraan agar tidak terjebak lubang jalan yang cukup dalam.
“Saya terpaksa ndorong motor karena mogok kemasukan air. Banjirnya lumayan tinggi sampai 60 cm,” kata Irawan (35) pengendara sepeda motor asal Semarang ini, Minggu (4 Februari 2018).