Keren, Suttlecock Karya Home Industri di Batang Tembus Pasar Mancanegara

Suryono Sukarno
Pembuatan shuttlecock karya home industri di Perum Widya Asri Blok B 24, Pasekaran, Kecamatan/Kabupaten Batang. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

Ahda Al Faizu juga menyebutkan setiap hari mampu memproduksi 1.200 shuttlecock. Sedangkan rata-rata perbulan mampu memproduksi 10.000 shuttlecock. 

Kebutuhan bahan baku mayoritas dari luar negeri. Karena ketersediaan bahan baku lokal belum bisa mencukupi. 

“Produk shuttlecock saya sudah bersertifikat BWF dan PBSI. Semuanya ada datanya dari mulai kecepatan, temperatur, dan suhu ruangan ada semuanya,” ujar dia. 

Produk IND Shuttlecock memiliki berat yang mengadopsi WBF yaitu 5,0 gram hingga 5,2 gram. Tapi untuk Indonesia sesuai standar PBSI beratnya 4,9 gram. 

“Shuttlecock pruduk saya kita jual satu slof dari mulai Rp35.000 hingga Rp80.000,” tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

16 hari lalu

Bahayakan Keselamatan Siswa, 2 SPPG di Batang dan Semarang Ditutup Permanen

17 hari lalu

Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 hari lalu

Bus Rombongan Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, 1 Orang Ditangkap

19 hari lalu

Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal