Kisah Pasutri Naik Haji, Rajin Menabung dari Hasil Jual Arang Kayu sejak Tahun 1975

Ahmad Antoni
udiyono (68) dan Komsiyah (64), warga Dusun Kalilateng, Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, bersyukur bisa berangkat haji tahun ini. (iNews.id)

Dari pengalaman ini, sang ibu pun mendoakan Komsiyah dan Budiono suatu saat akan menyusul pergi berhaji. “Tak dongakke nduk, sesok kowe bakal munggah kaji (saya doakan nak, besok kamu akan pergi berhaji),” ungkapnya, menirukan.

Doa dari sang ibu inilah yang kemudian membuat niat Komsiyah dan Budiono untuk menunaikan ibadah haji 2023 semakin besar, meski mereka hanya mengandalkan penghasilan dari menjual arang kayu.

Mereka pun rajin menabung dengan menyisihkan sebagian penghasilan. Komsiyah menyisihkan  dari menjual arang kayu dan Budiono juga membantu mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dari hasil kebun, seperti jagung dan pisang untuk melunasi biaya haji.

Komsiyah juga mengenang, dulu untuk menjual arang harus digendong dari rumah menuju pasar Peterongan Semarang, berangkat dari rumah pukul 01.00 WIB dan pulang pada pukul 08.00 WIB.

Ketika itu, harga arang kayu satu gendongan (30 kilogram) hanya Rp250. Sekarang satu plastik arang kayu (1,2 kilogram) seharga Rp5.000. “Alhamdulillah, dari jerih payah ini sekarang bisa menjual 1 -1,5 ton arang kayu, sekali kirim,” ujarnya.     

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

8 hari lalu

Terungkap! Motif Pelaku Bunuh Mozza karena Cemburu, Jasad Dibuang di Tol Semarang

8 hari lalu

Gelar Tahlilan, Keluarga Harap Bukan Mayat Mozza yang Ditemukan di Tol Semarang

9 hari lalu

Kronologi Mayat Mozza Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Jangli Semarang

9 hari lalu

Polisi Dalami Motif Pembunuh Mozza yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal