Kisah Perjuangan Singadipa, Keturunan Bangsawan Dukung Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Tim iNews.id
Ilustrasi perang Diponegoro. (Ist)

Singadipa masih terus mengadakan perlawanan karena mendapatkan mandat langsung dari Pangeran Diponegoro perlawanan ini terjadi di Banyumas meski perlawanan tidak berlangsung lama.

Namun prajurit yang tersisa untuk melakukan gerakan perang gerilya mampu merepotkan Belanda yang saat itu memperoleh bantuan dari pihak keraton Mataram karena terus tercecar dengan semakin sedikitnya prajurit Singadipa memilih mengatur strategi dengan hanya memberikan komando saja. 

Singadipa berpindah tempat dari desa ke desa hingga akhir hayatnya. Singadipa adalah satria terakhir dalam Perang Jawa yang hampir saja berhasil menang yang jika berhasil menang, maka Belanda tidak akan bisa bertahan lama berada di Nusantara.

Kyai Ngabehi Singadipa telah wafat pada tahun 1878 Masehi, namun kharomah akan ilmu ketatanegaraan dan derajat yang dimiliki masih menjadi panutan orang-orang yang masih hidup setelahnya. Kondisi tersebut menyebabkan makam Eyang Singadipa sampai saat ini masih sering dikunjungi orang-orang untuk berziarah.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Viral Pelajar Banyumas Tewas Dilempar Balok Kayu gegara Knalpot Brong, Polisi Bongkar Makam

4 hari lalu

Makam Pelajar 14 Tahun di Banyumas Dibongkar Polisi, Diduga Kematian akibat Kekerasan

25 hari lalu

Pengacara Sutrimo Sambangi Rumah Eks Jampidsus Febri Ardiansyah, Ini yang Dicari

1 bulan lalu

Ekshumasi Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus, Tim Forensik Libatkan Ahli DNA hingga Psikologi

1 bulan lalu

Simpang Siur Kematian Sutrimo Eks Orang Dekat Jampidsus, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal