Kisah Perjuangan Singadipa, Keturunan Bangsawan Dukung Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Tim iNews.id
Ilustrasi perang Diponegoro. (Ist)

Singadipa masih terus mengadakan perlawanan karena mendapatkan mandat langsung dari Pangeran Diponegoro perlawanan ini terjadi di Banyumas meski perlawanan tidak berlangsung lama.

Namun prajurit yang tersisa untuk melakukan gerakan perang gerilya mampu merepotkan Belanda yang saat itu memperoleh bantuan dari pihak keraton Mataram karena terus tercecar dengan semakin sedikitnya prajurit Singadipa memilih mengatur strategi dengan hanya memberikan komando saja. 

Singadipa berpindah tempat dari desa ke desa hingga akhir hayatnya. Singadipa adalah satria terakhir dalam Perang Jawa yang hampir saja berhasil menang yang jika berhasil menang, maka Belanda tidak akan bisa bertahan lama berada di Nusantara.

Kyai Ngabehi Singadipa telah wafat pada tahun 1878 Masehi, namun kharomah akan ilmu ketatanegaraan dan derajat yang dimiliki masih menjadi panutan orang-orang yang masih hidup setelahnya. Kondisi tersebut menyebabkan makam Eyang Singadipa sampai saat ini masih sering dikunjungi orang-orang untuk berziarah.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Nenek dan Wanita Muda Tewas Mengenaskan di Banyumas, Cucu Kabur

57 tahun lalu

Nenek dan Wanita Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan di Banyumas, Polisi Buru Cucu Korban

57 tahun lalu

Banyumas Geger! Nenek dan Gadis Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam Rumah

57 tahun lalu

Pekerja Pariwisata asal Banyuwangi Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gianyar Bali

57 tahun lalu

Duh! Pemuda di Banyumas Tepergok Masuk Rumah Kos, Diduga Foto-Foto Pakaian Dalam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal