Kisah Sugiarno Nyaris Ditembak dan Dipenggal Tentara Jepang saat Pertempuran 5 Hari Semarang

Ahmad Antoni
Sugiarno (kanan) bercerita pengalamannya nyaris ditembak dan dipenggal tentara Jepang kepada seorang mahasiswi asing. (foto: Istimewa)

Sugiarno juga mengisahkan, banyak kampung yang jadi sasaran amuk Jepang. Hal ini disebabkan setiap ada Jepang lewat dan dihadang pemuda, langsung ditangkap dan dianiaya. Jika itu ternyata tentara atau polisi Jepang, langsung dibunuh dan ditusuki bambu runcing lalu mayatnya ditinggal begitu saja di pinggir kampung. 

Mereka yang melakukan pencegatan umumnya pemuda dari berbagai penjuru kampung yang patroli keliling kota dengan menyusuri jalan-jalan kampung. Saat menemukan temannya mati di kampung, maka Jepang melampiaskan kemarahannya pada pemuda dan penduduk kampung setempat. 

"Ini lah yang membuat banyak warga dan pemuda yang mati di tangan Jepang. Umumnya mereka adalah yang tidak tahu apa-apa jadi sasaran kemarahan Jepang. Yang benar-benar berjuang bergerilya dari kampung-ke kampung,” ungkap Sugiarno.

Kemarahan pemuda, kata dia, dipicu saat Mayor Kido pada Minggu (14/10/1045) berjanji memberikan sebagian senjata kepada pemuda sebagai bekal mempertahankan kemerdekaan dari kemungkinan penguasaan Belanda kembali. Mengingat pada 17 Agustus sudah diproklamirkan Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta di Jakarta.

Tapi setelah diterima, senjata yang diberikan kepada pemuda ternyata dalam kondisi rusak dan tak bisa digunakan, termasuk amunisinya yang diberikan banyak yang sudah tidak bisa meletus. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
25 hari lalu

Pilu! Dokter Hewan asal Sikka Korban Penembakan KKB Tinggalkan Anak 5 Tahun

27 hari lalu

Identitas 3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB di Jayawijaya Papua

29 hari lalu

Imbas Erupsi Anak Krakatau, 23 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

29 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi dan Ribuan Masker Dibagikan

2 bulan lalu

Kebakaran Hebat di Pelabuhan Karangsong Indramayu, 3 Kapal Besar dan Mobil Ludes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal