Kondisi Kemarau Basah, Petani di Banyumas Optimistis Produksi Cabai Tak Terpengaruh

Antara
Tanaman cabai di kebun Gapoktan Ganda Arum, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Foto: ANTARA/Sumarwoto.

Terkait kenaikan harga cabai yang terjadi saat ini, ia memastikan hal itu disebabkan peta penanamannya berkurang. Sebab sentra tanaman cabai di Temanggung saat sekarang dimanfaatkan untuk tanaman tembakau.

Oleh karena itu, wajar jika harga cabai di berbagai daerah, termasuk Banyumas saat sekarang mahal karena petani terpuruk saat pandemi Covid-19. 

"Hampir tiga kali musim harganya murah, sehingga banyak petani (cabai) yang gulung tikar, sekarang populasi petani otomatis menurun. Jadi harga ini dipengaruhi populasi petani cabai menurun, sentra cabai seperti di Temanggung beralih untuk tembakau," katanya.

Giyanto mengakui, sebagian besar pasokan cabai di Banyumas berasal dari Temanggung. Alasannya di Banyumas tidak ada musim yang dikhususkan untuk menanam cabai.

Dalam hal ini, waktu untuk menanam cabai oleh petani di Banyumas tergantung pada rotasi penanaman.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

29 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Suami jadi Korban KM Virgo Transport 8, Ibu 3 Anak asal Banyumas Ungkap Pesan Terakhir

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal